Tahukah
kamu berapa harga oksigen satu tabung? Rp.25.000,-/ liter. Kebutuhan manusia
terhadap oksigen dalam sehari adalah sekitar 6.000 liter/ hari. Pernahkah kamu
membayangkan jika dihitung 6.000 liter kali Rp.25.000,- maka kebutuhan kita
terhadap oksigen dalam sehari bisa menghabiskan uang sekitar Rp
150.000.000,-/hari. Tetapi Allah memberikannya gratis, itu baru kebutuhan
terhadap oksigen, sedangkan kebutuhan tubuh kita begitu banyak, namun begitu
juga Allah memberikannya gratis kepada kita. Betapa Maha pemurahnya.
Dari
situ, saya teringat ciptaan Allah yang lain. Jika kamu mengetahui ini, mungkin
kamu juga tidak bisa berhenti mengucapkan kata “subhanallah”. Betapa hebat dan
sempurnanya Allah menciptakan prajurit imun dalam tubuh kita dari ujung rambut
sampai ujung kaki, dari kulit terluar, organ-organ dalam sampai tingkat sel dan
molekuler.
Pernahkah
kalian merenung mengapa kalian bisa bersin? Dan mengapa setelah bersin kita
harus mengucapkan “alhamdulillah?” Allah menciptakan kita bisa bersin ada
maksud baiknya. Bersin itu menandakan adanya kuman mikroorganisme atau benda
asing yang masuk dalam tubuh kita melalui saluran pernafasan, tetapi saluran
pernafasan kita memiliki lendir dan bulu-bulu kecil. Bulu kecil bekerja menyapu
keluar kuman dan benda asing tersebut, sedangkan lendir dimaksudkan agar benda
asing atau mikroorganisme itu menempel dan tidak sampai ke saluran pernafasan
paling bawah, yaitu paru-paru. Makanya jangan mengeluh kalau kalian keluar
lendir tiap pagi dari hidung, justru kita harus bersyukur bahwa system
pertahanan kita berjalan dengan baik. Apa jadinya jika kita tidak punya lendir
dan bulu-bulu kecil? Paru-paru kita akan cepat rusak diisi oleh kuman dan benda
asing. Ini baru contoh dari salah satu pertahanan
fisik. Belum sampai kimiawi sampai tingkat sel. Maka dari ciptaan Allah manakan
yang kamu dustakan?
Dan
mungkinkah Allah menciptakan air mata hanya agar kita bisa menangis? Itu salah
besar bung… air mata yang dikeluarkan tiap hari oleh kelenjar air mata kita
adalah untuk melembabkan agar mata kita tidak mudah terkena iritasi, selain itu
air mata mengandung enzim lisozim yang berfungsi untuk membunuh kuman atau
benda asing yang masuk. Pernah tidak kalian mengalami mata kita kemasukan benda
asing? Maka tubuh kita akan dengan sendirinya mengeluarkan sistem pertahanannya
dengan cara meningkatkan produksinya.
Selain
fisik, Allah juga menciptakan pertahanan kimiawi. Contohnya adalah pH
(keasaman). Allah memberikan keasaman pada lambung kita sekitar 1,5-3,5 agar
makanan bisa dirusak dan dicerna. Bagaimana cara kita bersyukur? Yang suka telat
makan, lagi-lagi sadar dirilaahh.. heheheee… karena di dalam lambung kita
terdapat kuman helicobacter pillory yang bisa mengiritasi mukosa lambung jika
pH lambung kita terlalu asam yang bisa dipengaruhi oleh telat makan, atau makan
makanan yang bisa memicu meningkatnya asam lambung.
Begitu
juga dengan kulit. Allah menciptakan pH tertentu untuk bagian tubuh kita, di
kulit Allah meciptakan pH 4,2-6,5. Untuk itu kita harus menjaga ciptaan Allah
ini dengan menstabilkan pH, caranya bagaimana? Ya kalo yang jarang-jarang
mandi, sadar dirilah kalian… hehehe.. jangan terlalu jarang atau terlalu
sering, karena dengan kita menjaga pH dalam range normal, kuman di kulit kita
akan tenang dan aman, tetapi jika pH lebih atau kurang dari itu, kuman di kulit
kita bisa berkembang biak dan bisa menjadi kuman yang merusak kulit kita.nah
kena lagi kan.. berbicara masalah kulit, sebenernya kulit kita terdiri dari 7
lapisan, udah pada belajar semua kan di SMA? Lapisan paling atas itu adalah
keratin yang merupakan lapisan kulit mati, tidak ada vaskularisasi pembuluh
darah, dan tidak ada air, sehingga kuman pathogen sulit hidup di sana. selain
itu pertahanan biologi dalam kulit kita yaitu adanya interaksi kuman yang ada
di tubuh kita dengan kuman pathogen dalam berebut makanan. Dan lingkungan
keasaman bisa mempengaruhi dominasi kuman tersebut.
Tadi
baru pertahanan fisik dan kimia dalam tubuh kita, untuk selanjutnya kita masuk
dalam pertahanan seluler dalam tubuh kita. Kita tahu bahwa tubuh kita bisa
bergerak karena beberapa mesin yang bekerja sama, yaitu sistem organ, seperti
sistem keseimbangan, sistem pernafasan, sistem peredaran darah, sistem
pencernaan, sistem reproduksi, dan sistem pada otot dan tulang. Sistem organ
tersebut bekerja karena terdiri dari organ-organ yang terdiri dari
jaringan-jaringan yang kemudian terdiri dari sel-sel. Mungkin akan membutuhkan
kerja sedikit lebih keras dari otak kiri kita untuk memahaminya, dan mungkin
akan lebih takjub lagi kita akan ciptaan-Nya. Senang kan rasanya bisa memahami
sedikit dari begitu banyak rahasia ayat-ayat kauniyah Allah yang belum kita
ketahui, apalagi jika ditambah kita bisa mensyukurinya.
Pertahanan
tubuh kita itu ada yang spesifik menyerang antigen tertentu, namun ada juga
yang tidak spesifik, sehingga ibarat satpam, polisi, dsb itu bisa menyerang
siapa pun yang tidak sesuai dengan aturan. Sedangkan ada agen-agen tertentu
yang menyerang orang-orang tertentu, misalnya dewan KPK menangani hanya
orang-orang yang korupsi. Nahh agen-agen yang non spesifik ini biasanya keluar
terlebih dahulu dibandingkan yang non spesifik. siapakah agen-agen non spesifik
itu?
Salah
satu agen non spesifik adalah peranan dari sistem peradangan. Jika tubuh kita
terkena sesuatu, misalnya teriris, atau ada luka, maka respon tubuh kita adalah
mengeluarkan sel-sel yang tidak spesifik itu. Sebut saja namanya makrofag, si
makrofag ini peka sekali dan cepat tanggap terhadap adanya luka di tubuh kita,
dia akan memakan semua benda asing atau kuman yang masuk dari luar tubuh
melalui luka kita. Selain itu pembuluh darah kita akan memasok darah ke tempat
luka tersebut untuk mengeluarkan agen-agen yang lain seperti neutrophil, karena
semuanya ada di dalam pembuluh darah. Makanya jangan heran jika luka berwarna
kemerahan dan hangat. Nyeri juga terjadi karena efek keluarnya agen-agen
peradangan tersebut. Selain itu tubuh akan mengeluarkan faktor-faktor pembekuan
sehingga luka bisa kering dan sembuh.
Sudah
cukup stress kah kalian membaca ini?
Hmm…
ini belum seberapa..
Tubuh
kita juga memiliki pertahanan yang lain. interferon yang keluar jika ada
infeksi virus, sel natural killer yang bahkan bisa membunuh sel kanker, dan
sistem komplemen yang bisa diaktifkan oleh adanya benda asing dalam tubuh. Jika
ada yang bertanya, kalau Allah sudah menciptakan sebegitu kompleknya sistem
pertahanan tubuh kita, tetapi mengapa kita masih saja bisa terkena suatu
penyakit? Terinfeksi virus? Terkena kanker? Dll….
Semua
agen-agen itu bekerja dalam keseimbangan virulensi kuman, jadi jika virulensi
cukup tinggi sedangkan tubuh kita sedang dalam kondisi drop, lemah, bisa saja
kuman tersebut memenangkan pertarungannya melawan agen-agen pertahanan tubuh
kita.. nah tetapi Allah juga memberikan kita jalan untuk bisa mencegah penyakit
tersebut datang dan menjaga agar pertahanan tubuh kita tetap kuat. Caranya
adalah lagi-lagi dengan life style kita, makan teratur dan bergizi, olahraga
dan aktivitas cukup. Karena semua agen tubuh kita butuh energi. Jadi masihkah
kita akan mengingkari nikmat Allah yang seharusnya kita bisa rasakan tiap
hembusan nafas kita.
Nah,,
tadi adalah agen-agen non spesifik.
Bagaimana
dengan yang spesifik?
Jika
kuman (antigen A) masuk ke dalam tubuh kita, setelah di serang oleh agen-agen
non spesifik tadi, tidak berapa lama kemudian agen spesifik akan bekerja yang
sesuai untuk antigen A. namanya adalah limfosit T dan limfosit B, keduanya akan
membentuk 2 klon. Klon yang pertama adalah untuk menyerang, dan yang kedua
adalah memori. Sehingga tubuh kita sudah memiliki memori dan mengenali jika
suatu waktu antigen A itu datang menyerang lagi. Sel B akan membentuk
immunoglobulin dengan bantuan sel T. dan sel T itu sendiri bekerja menyerang,
dan juga mensupresi jika respon imun sudah telalu tinggi atau sudah mulai lebih
dari yang diperlukan.
Jika
mau anda melanjutkan lebih dalam lagi mengenai ini, saya yakin anda semakin
takjub akan ciptaanNya, namun saya rasa sudah terlalu keras otak kiri ini bekerja..
kalau masih muat, jangan sungkan-sungkan untuk bertanya lebih detail, atau baca
buku tentang “fisiologi sistem imun”, dijamin muter-muter tujuh keliling…. hahahaa…
Ya
sebenarnya tulisan ini bukan bermaksud saya menggurui anda tentang sistem imun,
tetapi saya hanya ingin dengan tulisan ini, bisa memicu kita untuk merenungi
ayat-ayat Allah. Mempelajari ilmu-ilmu Allah yang begitu luas. Begitu
sempurnanya sistem pertahanan tubuh kita, sehingga kita juga harus menjaganya
sebagai tanda syukur kita telah diberi nikmat begitu banyak dan begitu
hebatnya. Begitulah tanda-tanda bagi orang-orang yang mau berfikir-----
@my
lovely room, komplek timah, RS Fatmawati, 17 Juli 2012 (pasca ujian interna
buat ngilangin ke-bete-an)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar